Jika Ajal Belum Tiba

Subhanallah! memang  jika ajal belum datang, tak ada yang dapat kita lakukan.. jadi teringat dengan salah satu pepatah dari ustad.. kenapa kalau orang baik itu selalu cepat di panggil Allah dan mengapa orang jahat kq lamaaa banget gak mati2.. (gak nyambung)

oke balik lagi, berikut ini adalah beberapa kisah tentang kejadian luar biasa dimana seseorang yang bisa lolos dari hukuman mati yang peluang selamtnya hanya 0,1 %.. oke langsung saja, mari kita simak

1) Anne

Dieksekusi mati dengan cara digantung ketika berumur 22 tahun. Pada masa itu, hukuman gantung dilaksanakan dengan cara si napi disuruh naik tangga dan mengalungkan sendiri tali ke lehernya.

Setelah tergantung slama 1/2 jam, tubuh anne diturunkan dan diberikan pada pihak universitas sebagai bahan kuliah anatomi. Namun, setelah di kampus, peti dibuka dan dokter mendengar suara bernapas dari tenggorokannya.

Mereka segera memberinya minum. Dua belas jam setelah eksekusi, Anne sudah bisa bicara beberapa kata. Beberapa tahun kemudian Anne akhirnya menikah dan punya 3 orang anak, serta dapat hidup 15 tahun lagi setelah peristiwa eksekusi yang membuatnya terkenal itu.

Setelah kasus ini, terpidana mati digantung dengan cara dijatuhkan dari ketinggian tertentu untuk mematahkan lehernya, shingga dapat mati secara cepat.

2) John Henry George Lee

John merupakan seorang pembantu di rumah Miss Emma. Suatu hari, Miss Emma ditemukan tewas dengan leher yang tersayat pisau dan rumahnya terbakar. John kemudian dinyatakan bersalah dan divonis hukuman gantung. Menurut jadwal, John akan dgantung pada 23 Februari 1885 di Exeter Prison.

Ketika sudah hari-H, John dibawa keluar dari selnya untuk menuju tempat eksekusi. Namun, trap door (pintu penyekat antar zona penjara) macet. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi tiga kali.

Di tengah kebingungan pihak penjara dan eksekutor, John dikembalikan ke sel nya. Dan beberapa hari kemudian, hukumannya diubah menjadi kurungan seumur hidup.

3) William Duell

Ketika berusia 16 tahun, William divonis mati dengan cara digantung. Akibat tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis di Village of Tyburn, London.

Sama seperti bu Anne, jasad dari William rencananya akan dimanfaatkan di kuliah medical training, sesuai dengan prosedur regular pada waktu itu. Setelah dinyatakan mati, jasadnya dibawa ke universitas.

Kemudian setelah pakaian nya dilucuti dan diletakkan di atas papan, ada seorang petugas lab yg menyadari bahwa jasad william bernapas. Makin lama, william bernapas makin cepat. Dan dalam 2 jam, ia sudah bisa duduk. Malam itu juga, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan hukumannya menjadi hukuman kurungan.

4. Joseph Samuel

Joseph divonis mati dengan cara digantung setelah dituduh melakukan perampokkan rumah seorang wanita kaya dan polisi yang menjaga rumah tersebut ikut terbunuh.

Joseph memang mengakui perampokkan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Joseph merampok rumah tersebut bersama gengnya. Si kepala geng dilepaskan karena kurangnya barang bukti.

Pada 1803, Joseph dibawa bersama napi lain ke Parramatta, di mana sudah ada ratusan orang yang datang untuk melihat eksekusi ini. Setelah berdoa, Joseph naik ke atas gerobak dan di lehernya dikalungkan tali. Setelah siap, gerobak tersebut ditarik.

Bukannya menggantung tubuh Joseph, tali tersebut malah putus. Algojo coba lagi, tetapi kali ini tali tersebut selip dan kaki Joseph menyentuh tanah. Di tengah kegaduhan penonton, algojo coba lagi untuk ketiga kali. Tali tersebut kembali putus.

Kali ini petugas di lokasi mengabarkan gubernur tentang peristiwa ini. Setelah mengetahuinya, gubernur mengubah hukuman Joseph menjadi kurungan seumur hidup. Gubernur dan petugas lain meyakini bahwa kejadian tersebut merupakan petunjuk dari Tuhan, bahwa tidak seharusnya Joseph mendapat hukuman tersebut.

5). Wenseslao Moguel

Moguel divonis mati dengan cara ditembak oleh regu tembak kepolisian. Ia ditembak 9 kali, termasuk 1 peluru terakhir yang ditembakkan ke kepalanya oleh komandan regu dalam jarak dekat untuk memastikan kematiannya.

Entah bagaimana, Moguel bisa bertahan hidup dan berencana untuk melarikan diri. Moguel pulang ke kampungnya untuk menikmati sisa hidupnya yang sangat berharga tersebut.

Foto di atas diambil pada tahun 1937 di acara Ripley’s Believe It or Not. Dimana Moguel memperlihatkan tanda bekas peluru yg menembus kepalanya dari jarak dekat.

sumber : kaskus.us

Iklan

12 Responses to Jika Ajal Belum Tiba

  1. larissa berkata:

    oke balik lagi, berikut ini adalah beberapa kisah tentang kejadian luar biasa dimana seseorang yang bisa lolos dari hukuman mati yang peluang selamtnya hanya 99 %.. oke langsung saja, mari kita simak

    *kok peluang selamatnya ‘hanya’ 99% sih mit?

  2. hamidzic berkata:

    selamat.. sebenernya saya sengaja menulis itu guna mengetes apakah yang mampir ke blog ini benar2 baca atau hanya mengharapkan kunjungan balik saja dan ternyata anda memang benar2 teliti.. *mencoba untuk ngeles

    selamat anda mendapatkan sebuah payung cantik sebagai hadiah.. 😀 dan karena anda menang, maka anda harus membelikan pulsa ke saya(lho). :mrgreen:

  3. larissa berkata:

    anda tidak boleh ngeles!
    cepat jelaskan!

    wah, terima kasih…
    tapi saya nggak mau payung ah!

  4. hamidzic berkata:

    apa yang harus saya jelaskan ?

    kamu maunya apa ? *banyak maunya nih..

  5. larissa berkata:

    wah 99% nya udah diganti…
    *waktu salah ngetik merem tuh

    maunya piring cantik…
    wkwk

  6. hamidzic berkata:

    hehe.. tau ajah dirimu :maluah:

    oh baiklah piring cantik segera datang..

  7. larissa berkata:

    yg ada bekas tembakannya serem…
    emang belum waktunya dia untuk mati..
    *subhanallah

  8. hamidzic berkata:

    Subhanallah! mungkin malaikat izroilnya lagi males ya nyabut nyawa dia.. *astagfirullah

    tapi gw gak bisa ngebayangin kalo gw ada di posisi itu.. tapi walaupun gak mati, pasti kan sakit banget ya 10 peluru bersarang ditubuh kita..

    pasti kalo kedokter juga bayarnya mahal mendingan mati aja jadi gak nyusahin (apasih gaje deh)

  9. larissa berkata:

    hahaha…
    mana mungkin malaikat males…
    ckckck

    iya tuh, udah kesakitan, napi, nyusahin orang pula..
    ckck
    *astaghfirullah

  10. hamidzic berkata:

    ya.. kali aja biar tersiksa dulu dikit :mrgreen:

    iyaa.. *lirik2 lo..

  11. larissa berkata:

    sadis

    lah? kurang ajar

  12. hamidzic berkata:

    afgan dong sadis ?

    hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: